Minggu, 26 Oktober 2014

PERENCANAAN STRATEGIS DAN PERNCANAAN OPERASIONAL PERUSAHAAN PEPSICO DAN COCA COLA

MANAJEMEN DAN ORGANISASI BISNIS
PERENCANAAN STRATEGIS DAN PERNCANAAN OPERASIONAL
 PERUSAHAAN PEPSICO DAN COCA COLA



Di susun oleh:
WIWIK NUR HIDAYAH
14.05.52.0128

Dosen Pengampu:

Sri Rahayuningsih,S.E.,M.M


FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS

Universitas Stikubank (Unisbank)

 Semarang





BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
    Perusahaan Pepsi Cola dan Coca cola merupakan perusahaan besar yang hasil produksinya sudah beredar diberbagai negara.Kedua perusahaan sama-sama bersaing dalam merebutkan pasar di supermarket-supermarket,restoran-restoran,dan toko-toko serba ada di seluruh dunia.Untuk mengejar ketertinggalan dengan perusahaan Coca cola,perusahan Pepsi Co selalu mencoba strategi demi strategi untuk memperoleh posisi di Amerika Serikat dan di luar negeri.Perusahaan Pepsi Co selalu melakukan inovasi-inovasi baru yang bervariasi dalam produksinya.
    Dalam perencanaan operasionalnya perusahaan Pepsi Co memulainya dengan perbaikan soft skill.Dan kemudian perusahaan Pepsi Co juga menerapkan kerja sama dengan perusahaan lain.Hingga Pepsi Co mengubah strateginya dan memperkenalkan strategi baru yaitu strategi Power Of One .Strategi ini pun berhasil meskipun sebelumnya strategi ini menjadi pertimbangan Perusahaan Pepsi Co.
1.2 Rumusan masalah
1.      Jenis perencanaan operasional apa yang diciptakan oleh CEO Pepsi Co sebelum melakukan diversifikasi produk.
2.      Jelaskan dengan selengkapnya antara perencanaan operasional dengan perencanaan strategi dan temukan yang terjadi pada perusahaan pepsico dan coca cola yang termasuk perencanaan operasional dan strategic tersebut.
3.      Apa yang perlu dipertimbangkan oleh perlusahaan Pepsi Co sebelum mengimplementasikan strategi power of one diseluruh dunia.
1.2  Tujuan penulisan

  1. Sebagai pemenuhan tugas Mata Kuliah Manajemen Dan organisasi Bisnis.
2.      Mengetahui jenis perencanaan yang diciptakan oleh CEO Pepsi Co sebelum melakukan diversifikasi produk.
3.      Menjelaskan perencanaan operasional dengan perencanaan strategi dan menemukan yang terjadi pada perusahaan Pepsi Co dan Coca cola.
4.      Menegetahui apa yang dipertimbangkan perusahaan Pepsi Co sebelum mengimplementasikan strategi Power Of One diseluruh dunia.



BAB II
LANDASAN TEORI

    Perencanaan operasional memiliki resiko yang kecil dan dalam perencanaan efisiensi yang lebih ditekankan.Perencanaan operasional ini merupakan penguraian dari rencana strategi yang akan dicapai.
    Sedangkan perencanaan strategi merupakan rencana rencana jangka panjang,yaitu lebih dari lima tahun untuk mencapai tujuan strategis.Tujuan strategis biasanya ditetapkam untuk  oleh manajemen puncak.Perencanaan strategi ini dirancang untuk mencapai tujuan yang lebih luas.Sifat dari perencanaan strategi adalah bersifat kritis dan perencanaannya bersifatfleksibel atau dapat dirubah atau dikaitkan dengan strategi.Perencanaan strategi memiliki resiko lebih tinggi dibandingkan dengan perencanaan operasional.Dan dalam perencanaan strategi ini efektivitaslah yang lebih ditekankan.
    Dalam perencanaan operasional diperlukan perbaikan soft skill juga kerja sama dengan perusahaan lain. Melalui kerja sama ini dijalin hubungan bisnis yang baik dan saling menguntungkan.Dan juga dibutuhkan beberapa strategi agar perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain.Sehingga perusahaan dapat berkembang dan menjadi landasan pertumbuhan di masa depan.

BAB III
PEMBAHASAN MASALAH


1.      Jenis perencanaan Operasional yang Diciptakan Oleh CEO Pepsi Co Sebelum Melakukan Diversifikasi.
    Dalam perencanaan operasionalnya perusahaan Pepsi Co memulainya dengan perbaikan soft skill.Perusahaan Pepsi Co mencari kumpulan leader yang memahami populasi dipasar yang dilayani.prinsip kepemimpinan inilah yang ditularkan ke seluruh jajaran di pepsi Co.Salah satu cara yang dilakukan Pepsico untuk menerapkan prinsip leadership ini adalah dengan merekrut leader local.Para pemimpin lokal inilah yang lebih mengerti  pasar lokal yang dilayani Pepsi Co.Mereka telah paham selera penduduk dan gaya hidup target pasar didaerah masing-masing,sehingga lebih mudah bagi perusahaan untuk mendesain strategi bersaing yang ampuh untuk memenangkan kompetensi dengan para pesaing.
    Kemudian dalam perencanaan operasional ini perusahaan Pepsi Co juga menerapkan kerja sama dengan perusahaan lain.Perusahaan yang dipilih untuk kerja sama adalah perusahaan lokal dengan produk yang dapat saling menunjang produk minuman Pepsi Co.Misalnya yaitu Pepsi Co bekerja sama dengan restoran-restoran agar  mereka juga mau menawarkan produk minuman Pepsi Co untuk menjadi pendamping makanan yang mereka tawarkan.Melalui kerja sama ini dijalin hubungan bisnis yang baik dan saling menguntungkan.
2.      Perencanaan Operasional dan Perencanaan Strategi Pada Perusahaan Pepsi Co
    Perencanaan operasional memiliki resiko yang kecil dan dalam perencanaan operasional efisiensi yang ditekankan.Perencanaan operasional ini merupakan penguraian dari rencana strategi  yang akan dicapai.
    Sedangkan perencanaan strategi merupakan rencana rencana jangka panjang,yaitu lebih dari lima tahun untuk mencapai tujuan strategis.Tujuan strategis biasanya ditetapkan oleh manajemen puncak.
    Perencanaan strategi ini dirancang untuk mencapai tujuan yang lebih luas.Sifat dari perencanaan strategi adalah bersifat kritis dan perencanaannya bersifat fleksibel atau dapat dirubah atau dikaitkan dengan strategi.Perencanaan strategi memiliki resiko lebih tinggi dibandingkan dengan perencanaan operasional.Dan dalam perencanaan strategi ini efektivitaslah yang lebih ditekankan.
    Dalam perencanaan operasionalnya perusahaan Pepsi Co memulainya dengan perbaikan soft skill.Perusahaan Pepsi Co mencari kumpulan leader yang memahami populasi dipasar yang dilayani.prinsip kepemimpinan inilah yang ditularkan ke seluruh jajaran di pepsi Co.Salah satu cara yang dilakukan Pepsico untuk menerapkan prinsip leadership ini adalah dengan merekrut leader local.Para pemimpin lokal inilah yang lebih mengerti  pasar lokal yang dilayani Pepsi Co.Mereka telah paham selera penduduk dan gaya hidup target pasar didaerah masing-masing,sehingga lebih mudah bagi perusahaan untuk mendesain strategi bersaing yang ampuh untuk memenangkan kompetensi dengan para pesaing.
    Kemudian dalam perencanaan operasional ini perusahaan Pepsi Co juga menerapkan kerja sama dengan perusahaan lain.Perusahaan yang dipilih untuk kerja sama adalah perusahaan lokal dengan produk yang dapat saling menunjang produk minuman Pepsi Co.Misalnya yaitu Pepsi Co bekerja sama dengan restoran-restoran agar  mereka juga mau menawarkan produk minuman Pepsi Co untuk menjadi pendamping makanan yang mereka tawarkan.Melalui kerja sama ini dijalin hubungan bisnis yang baik dan saling menguntungkan.
    Sedangkan dalam perencanaan strategi  perusahaan Pepsi Co  memulai perencanaan dengan melakukan diversifikasi makan ringan ke dalam restoran siap saji yang dianggap outlet yang baik untuk makanan dan minuman ringan. Tapi pada pertengahan tahun 1990-an penjualan makanan meningkat sedangkan pertumbuhan dibisnis makanan siap saji menurun demikian juga pada minuman ringan. Hingga pada tahun 1998, Pepsi Co mengubah strateginya dan memperkenalkan strategi baru  yaitu “Power Of One”.Srategi “Power Of One” pun berhasil. Perusahaan Pepsi Co berhasil mencapai penjualan sukses untuk produk air botolan dan teh botolannya.Penjualan  Pepsi Co masih tertinggi dan penjualan Coca cola di Amerika Serikat.Di luar Amerika Serikat, strategi baru untuk makanan ringan, Pepsi Co berfocus  pada membangun penjualan dan pangsa di Negara berkembang seperti India,Dimana Coca cola belum menerapkan pasar pemimpin yang tidak dapat diganggu.Strategi ini membalikkan awal Pepsi Co untuk memerangi Coca cola di setiap pasar.
3.      Pertimbangan Perusahaan Pepsi Co Sebelum Mengimplementasikan Strategi power  Of One Diseluruh Dunia
    Hal yang menjadi pertimbangan Pepsi Co sebelum mengimplementasikan strategi “Power Of One” adalah perusahaan Pepsi Co ingin menciptakan suatu keunggulan yang kompetitif  dengan  menciptakan strategi yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain.Hal ini dilakukan untuk mampu bersaing dengan perusahaan Coca cola.Hal lain yang menjadi pertimbangan adalah karena perusahaan Pepsi Co pernah mengalami penjualan yang meningkat sedangkan dipertumbuhan bisnis menurun demikian juga di minuman ringan.Jadi  hal tersebut yang menjadi pertimbangan mengapa perusahaan Pepsi Co menerapkan strategi  Power Of One agar dapat meningkatkan penjualan makanan dan minuman ringannya.Dan yang menjadi pertimbangan lagi  adalah pasar, karena banyak produk yang dijual oleh Pepsi Co , melalui kerja sama dengan supermarket dan toko-toko.Dengan strategi “Power Of One” perusahaan Pepsi Co berhasil mencapai penjualan sukses untuk produk air botolan dan teh botolnya.Target khusus dari bisnis makanan ringan Pepsi Co adalah bangsa Asia yang padat seperti China dan Jepang.Kini Pepsi Co telah melihat unit bisnisnya tersebut sebagai landasan pertumbuhan masa depan.
BAB IV
 KESIMPULAN


    Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan : Dalam merebutkan pasar di seluruh dunia di perlukan perencanaan operasional dan perencanaan strategi.Misalnya perusahaan Pepsi Co yang memulai perencanaan operasional  dengan perbaikan soft skill dan juga memupuk kepemimpinan lokal kemudian menerapkan kerja sama dengan perusahaan lain agar dapat saling menunjang produk minuman Pepsi Co.
    Sedangkan dalam perencanaan strateginya dimulai dengan melakukan diversifikasi makanan ringan dan kemudian mengubah strateginya dengan  menggunakan strategi “Power Of One”untuk bersaing dengan perusahaan lain.Dengan strategi ini perusahaan ini pun berhasil meningkatkan penjualan makanan dan minuman ringan di supermarket-supermarket Amerika Serikat.dan kini perusahaan ini pun dapat melihat unit bisnisnya tersebut sebagai landasan pertumbuhan masa depan.Jadi,intinya untuk mengembangkan suatu perusahaan di perlukan beberapa strategi dan inovasi-inovasi baru yang bervariasi agar tidak tertinggal dengan perusahaan lain.


1 komentar:

  1. mba, maaf mau tanya kamu ada tugas suruh bandingin gaya kepemimpinan 2perusahaan yang berbeda ?

    BalasHapus